Tips Memulai Bisnis Lagi Setelah Bangkrut

Kebangkrutan sering membuat trauma yang menyebabkan kesulitan untuk memulai usaha lagi, meski mencari-cari tips bisnis yang membawa kesuksesan. Kadang-kadang, kita memiliki banyak ide bisnis. Ide-ide tersebut membuat kita bingung, sehingga kita tidak bisa menentukan bisnis yang tepat bagi kita.

Lalu bagaimana cara meyakinkan ide bisnis untuk diri sendiri?

Founder Yukbisnis.com platform toko online, Jaya Setiabudi, mengatakan pada saat kita memiliki banyak ide bisnis hendaknya segera mencatat dalam sebuah lembaran kertas. Mencatat ide-ide yang paling mungkin untuk bisa dieksekusi.

“Kita sama-sama tidak tau. Ide mana yang membuat kita kaya raya. Tapi yang jelas kita tau ide kita yang membuat kaya raya,” katanya.

Menurut pria kelahiran Semarang itu, setelah mencatat seluruh ide-ide bisnis tersebut baru kita pilih salah satu ide untuk segera dieksekusi. Bahkan dia mencontohkan supaya ide bisnis tersebut dipilih secara acak.

Sebab menurutnya tidak setiap bisnis berjalan dengan lancar. Terkadang kita menghadapi kegagalan. Hanya saja yang paling penting untuk memulai bisnis yaitu dengan melangkah dan mengerjakan secara serius.

“Pada saat pertama gagal, kedua gagal, mungkin yang ketiga itu baru terlihat setelah gagal. Yang penting melangkah fokus tetap lakukan dengan serius,” imbuh Jaya membagi tips bisnis .

Selain itu, Jaya Setiabudi mengatakan pada saat usaha bangkrut, usahakan memulai bisnis yang tidak rumit. Bisnis tidak rumit adalah bisnis dengan perputaran uang ( cash flow ) yang cepat.

“Kalau Anda bangkrut… krut banget ya paling gampang itu mulailah jualan dulu. Meskipun profit -nya nggak besar tapi perputaranya cepat,” katanya..

Pria yang juga penulis Buku Buka Langsung Laris menambahkan agar fokus bisnis untuk kebutuhan sehari-hari. Menurutnya pada saat seseorang mengalami bangkrut, tidak sepenuhnya mulai dari awal lagi.

“Saat bangkrut ini sebetulnya ada yang enggak dari nol atau hilang. Yang pertama skill, kredibilitas dan network atau jaringan. Kecuali bagi anda saat itu usahanya tipu-tipu manipulatif atau banyak mengecewakan pelanggan,” imbuhnya.

Untuk itu pada saat kondisi bangkrut ada beberapa hal yang dapat kita lakukan yaitu fokus pada meningkatkan skill dan jaringan.

“Nol itu hanya masalah duitnya saja tapi sebetulnya masih punya jaringan skill nama baik,” ucapnya berbagi tips bisnis .

Translate »
Skip to toolbar