Punya Bisnis Online? Ini Tips Agar Penjualanmu Meningkat

Punya Bisnis Online? Ini Tips Agar Penjualanmu Meningkat

Sebagai salah satu usaha jasa pengiriman barang, Lion Parcel menggelar acara tatap muka dengan para seller alias customer -nya. Acara ini juga menjadi ajang transfer ilmu dari para top seller ke seller lainnya.

"Semoga dengan adanya agenda ini, dengan adanya kolaborasi dengan top seller community , itu bisa menjadi ajang networking dengan sesama seller maupun Lion Parcel dengan seller -nya," ujar Customer Care Lion Parcel saat membuka acara Top Seller Community Gathering di Lion Air Tower, Jakarta, Sabtu (23/3).

Dalam acara ini, salah satu top seller yang tergabung dalam Lion Parcel, , menyampaikan beberapa poin penting yang dapat dilakukan para seller untuk meningkatkan penjualannya.

Pertama, dia menyarankan agar para seller tidak hanya fokus pada satu platform penjualan seperti e- commerce . Dia mendorong agar para seller juga mulai menjajakan dagangannya di media sosial seperti Facebook dan Instagram. Dia menyebut, berdasarkan data Januari 2019, persentase pengguna e- commerce hanya sebesar 40 persen, sehingga dengan menggunakan media sosial dapat lebih memaksimalkan penjualan.

“Karena persentase customer itu beli di e- hanya 40 persen. Jadi orang yang pakai internet 60 persennya tidak belanja di e- commerce ,” jelas .

Kedua, memberi masukan agar para seller giat mempertahankan pelanggan lama, bukan hanya fokus untuk terus menggaet pelanggan baru terus menerus. Menurutnya, mempertahankan pelanggan lama dapat mendatangkan keuntungan yang besar.

"Jangan hanya fokus di nungguin pelanggan, nungguin centang-centang (notifikasi), tetapi pelanggan lama. Ya penting banget maintain pelanggan lama," lanjut dia.

Ketiga, seller harus giat mengembangkan bisnis. Pengembangan ini dapat dilakukan dengan beberapa . seller dapat mengembangkan bisnisnya dengan membuat inovasi terhadap produknya. Kemudian seller juga dapat berinvestasi dari keuntungan yang diperolehnya.

"Ketiga adalah bisnis Anda. Bisa dengan bikin produk yang sama, tapi market -nya beda. Atau bisa juga dengan investasi atau yang ketiga anda juga bisa mengembangkan produk lain, tapi ada hubungannya dengan sebelumnya," tutupnya.

LIHAT ARTIKEL ASLIBaca di App KurioBACA SELENGKAPNYABaca di App Kurio

Translate »