Fakta Tersembunyi dari Sosok Mark Zuckerberg

Nama Mark Zuckerberg sudah layak disandingkan dengan dua pesohor teknologi lainnya seperti Bill Gates dan Steve Jobs. Mark ibarat Bill Gates era milenium, karena ia juga memulai startup di usia 20 tahun.

Film The Social Network memang memperkenalkan pada khalayak siapa sosok di balik media sosial paling digandrungi di abad 21. Namun Mark sendiri tidak menyukai film tersebut karena banyak alur yang tidak sesuai dengan kisah hidupnya. Bagi kamu yang ingin lebih mengenal sosok miliarder muda Mark Zuckerberg, simak fakta-fakta tersembunyi yang belum banyak diketahui umum.

Program komputer pertamanya diciptakan di usia 12 tahun

Mark lahir pada 14 Mei 1984. Ayah dan ibunya, Edward dan Karen Zuckerberg, berprofesi sebagai dokter gigi dan psikiatri. Ia memiliki tiga saudara yakni Randi, Donna, dan Arielle. Bakat Mark di bidang komputer memang sudah terlihat sejak kecil. Mark menciptakan program bertukar pesan yang diberi nama ‘Zuckenet’ menggunakan Atari BASIC sejak usia 12 tahun. Saat anak-anak, dia juga senang mengotak-atik kode game komputer untuk temannya.

Mark Zuckerberg Pernah menolak Microsoft

Saat masih duduk di bangku SMA tepatnya di Phillips Exeter Academy New Hampshire, Mark menciptakan platform streaming musik online. Baik AOL maupun Microsoft menunjukkan ketertarikannya pada karya Mark. Namun Mark menolak menjualnya sekaligus menolak tawaran bekerja di sana.

Bukan anak culun apalagi kuper

Mark memang seorang jenius komputer. Tapi dia jelas-jelas bukan anak culun apalagi kuper. Mark gemar membaca karya-karya sastra ternama dan pernah menjadi kapten olahraga hanggar semasa SMA-nya.

Dijuluki developer jenius

Meski belum lama menjadi mahasiswa di Universitas Harvard, Mark langsung mendapat julukan developer jenius. Dia kemudian merintis Facebook dengan beberapa teman  lain di kamar asrama, dan drop out tak lama kemudian untuk fokus mengembangkan startup nya tersebut.

Bertemu istrinya sekarang di pesta penyambutan mahasiswa baru

Pertemuan mereka terjadi pada 2003 di Universitas Harvard saat malam penyambutan mahasiswa baru, tepatnya saat keduanya sedang mengantri ke toilet. Priscilla berkata dalam sebuah wawancara, “Saat kencan pertama kami, dia berkata dia lebih memilih berkencan denganku daripada mengerjalan ujian take home semester.”

Menjadi miliarder dunia dalam usia 23 tahun

Facebook kemudian meraih US$12,7 juta saat Mark memasuki usia legal untuk meminum alkohol. Pada tahun 2010, dia mendapat gelar sebagai “Person of the Year” dari majalah TIME.

Pengguna Facebook mencapai 1,55 miliar orang

Kini keanggotaan Facebook mencapai  1,55 miliar orang di seluruh dunia. Selain itu, pendapatan perusahaan dari iklan mencapai US$301 miliar.

Salah satu miliarder yang hidupnya diangkat ke layar lebar

Tidak semua kisah hidup CEO di bidang teknologi dibadikan ke layar lebar. Tapi pada tahun 2010, sebuah film berjudul The Social Network mengangkat kesuksesan Mark dalam membangun Facebook. Film tersebut memperoleh delapan nominasi Oscar, namun Mark dengan tegas menolak film tersebut terlalu mendramatisir dan banyak cerita yang tidak sesuai dengan kenyataan.

Pesta pernikahan Mark dan Priscilla merupakan kejutan

Mark dan Priscilla Chan sudah berpacaran sejak mahasiswa baru. Mereka kemudian memutuskan menikah sehari setelah saham Facebook go publik. Para hadirin yang datang menyangka pesta sederhana yang diselenggarakan bertujuan  untuk merayakan kelulusan Priscilla. Tapi ternyata itu adalah pesta pernikahan sang CEO Facebook dan kekasihnya yang seorang dokter.

Menyantap McDonald saat bulan madu

Keduanya kemudian bulan madu ke Italia menggunakan pesawat jet pribadi dan menginap di hotel bintang lima bertama Portrait Suites seharga €800 per malam. Meski terdengar serba mewah, paparazzi menangkap mereka tengah menyantap McDonald.

Mark cukup jago berbahasa Mandarin

Pasangan Mark dan Priscilla selalu meluangkan waktu dua minggu setiap Desember untuk traveling, terkadang pasangan ini akan mengunjungi keluarga Priscilla di China. Karena memiliki istri keturunanTiongkok, Mark mempelajari bahasa Mandarin. Kemampuan bahasa andiri Mark cukup bagus, terbukti pada musim gugur 2014, dia bisa menjawab wawancara 30 menit dalam bahasa tersebut.

Mengambil cuti melahirkan

Setelah kelahiran putrinya, Mark mengambil cuti selama dua bulan untuk mendampingi pemulihan istri pascamelahirkan sekaligus membantu mengurus buah hati mereka.

Membeli Hawaii

Pada Oktober 2014, diam-diam Mark mengeluarkan  US$ 100 juta untuk membeli 750 hektar tanah terpencil di salah satu kepulauan Hawaii. Dia menggunakan lahan tersebut untuk membangun villa pribadi.

Mempekerjakan orang untuk menjaga tempat parkir

Dia juga membeli mansion di San Francisco senilai US$10 juta dan menghabiskan US$1 juta untuk renovasi. Selama proyek renovasi berlangsung, dia sengaja memperjakan orang untuk duduk di tempat parkir di dekat rumah untuk mengamankan spot parkir kendaraan para karyawan konstruksi. Mark benar-benar perhatian dalam urusan kesejahteraan karyawan.

Tidak sayang menghabiskan uang

Selain tidak pelit dalam urusan donasi, Mark juga cukup royal kalau menyangkut Facebook. Demi melebarkan sayapnya, Facebook mengakuisisi Instagram senilai US$1 triliun, WhatsApp senilai US$19 miliar, dan Oculus senilai US$2 miliar.

Ditolak Snapchat

Namun Mark tidak selalu mendapat apa yang dia ingingkan. Contohnya dia pernah berusaha membeli Snapchat senilai US$ 3 miliar pada 2013 lalu. Namun CEO Snapchat Evan Spiegel menolak tawaran Mark.

Leave a comment

Translate »