9 Selebriti Indonesia yang Terjun di Dunia Startup

Semaraknya geliat bisnis startup ternyata tidak hanya menarik wirausahawan muda, tapi juga para selebriti ternama Indonesia. Berbekal ide, kejelian melihat peluang, serta ditopang jaringan pertemanan dan bisnis luas, sejumlah selebriti pun ikut mengadu peruntungan di bisnis startup.

Tak dapat dipungkiri, seiring dengan perkembangan dunia teknologi internet di Indonesia, telah banyak menginspirasi orang untuk mendirikan sebuah usaha berbasis teknologi dan digital yang lazim disebut startup.

Ramainya perkembangan startup di Indonesia disambut hangat, tidak hanya oleh generasi muda umumnya, namun sejumlah selebriti ternama Indonesia juga tertantang mengadu peruntungan, dengan terjun mengembangkan bisnis ini.

Berbekal pelayanan atau produk yang unik dan berbeda dengan kompetitornya, para selebriti ini, dengan kekuatan talenta, kreativitas dan jaringannya yang luas, sukses mengembangkan startup-nya ke level jenjang bisnis yang tinggi.

Di sisi lain, pencapaian sukses sebagai pebisnis startup juga sekaligus membuktikan eksistensi mereka, yang tak semata mengandalkan modal ketampanan atau kecantikan, serta ketenaran semata. Siapa saja mereka?

Sembilan Selebriti Indonesia yang Terjun di Dunia Startup

1. Alice Norin – 8Wood

Pada 2013, selebriti Alice Norin bersama suaminya yang juga seorang Disc Jockey (DJ), Alvin Yudhapatria, berinisiatif membuat startup ecommerce yang khusus menjual produk mode kebutuhan perempuan, seperti baju atasan hingga beragam aksesori.

Alice sendiri kerap berbelanja online, dan ia melihat dunia digital akan kian berkembang dan mempermudah penggunanya. Alice dan suami berpendapat, biaya yang mereka keluarkan ketika membuat toko online, akan jauh lebih sedikit ketimbang membuka gerai fisik secara langsung. Maka pada saat itu, mereka membentuk ecommerce bernama 8Wood.

Saat ini, 8Wood telah bekerja sama dengan lebih dari 200 label mode ternama di Indonesia, dan menampilkan lebih dari 6000 pilihan produk. Mereka sendiri punya tim stylist khusus, untuk memadupadankan koleksi baju yang ada, agar tampil unik dan menarik dilihat.

Model bisnis yang diterapkan 8Wood adalah B2C, jadi mereka akan mengambil potongan sebesar 30 persen dari produk yang terjual diecommerce-nya. Untuk memberi kenyamanan, kemudahan dan kecepatan pada para pelanggan, 8Wood tengah mempersiapkan aplikasi di Android dan iOS.

2. Christian Sugiono – Malesbanget.com

Berawal dari seringnya berbincanghal-hal lucu di dunia maya dengan teman-temannya, Christian Sugiono, bersama Aryo dan Aji, pada tahun 2002 memutuskan membuat blog, untuk mendokumentasikan oborolan-obrolan random mereka di dunia maya tersebut.

Mereka akhirnya membeli domain dengan nama Malesbanget.com pada saat itu. Setelah sempat vakum sejak 2006, pada tahun 2011, Tian –panggilan akrabnya- dan kawan-kawannya berinisiatif mengembangkan lagi situs tersebut. Kebetulan pada saat itu, banyak bermunculan startupdan portal online baru.

Mereka sendiri yang terjun langsung dalam pengembangannya. Tian yang banyak terlibat dalam konten tulisan, dipercaya menjabat sebagai Presiden Direktur, Aryo sebagai Chief Operating Officer (COO) dan Aji sebagai Creative Director.

Setahun pertama, mereka memfokuskan diri pada konten produk yang lucu dan menarik, yang biasanya berdasarkan kehidupan sehari-hari. Baru tahun berikutnya, mereka membuka kerja sama dengan pemasang iklan dan sponsor. Sampai saat ini, mereka terus melakukan pengembangan baik dalam hal sisi konten maupun produksi.

3. Dennis Adhiswara – Layaria.com

Aktor yang sempat terlibat dalam film Ada Apa Dengan Cinta, Jomblo, dan sebagainya, adalah juga seorang wirausahawan di dunia digital, dengan mendirikan online video multi channel network bernama Layaria, di tahun 2012 lalu.

Melalui perusahaan rintisannya tersebut, Dennis yang menjabat sebagai Founder & CEO, melakukan beragam kegiatan seperti pembuatan konten video online, pengembangan dan distribusi konten, inkubasi dan akselerasi mitra kreator, serta memanajemen talenta, hingga distribusi promosi hasil karya mitra kreator.

Tak hanya itu, Layaria juga membantu dan mendukung penuh para kreator untuk mendapatkan sponsorhip deals dari berbagai brand atau acara-acara off air, supaya mereka tetap eksis berkarya.

Layaria yang memiliki lebih dari 20 orang karyawan, saat ini memiliki tiga studio yang terletak di Jakarta, Bandung dan Surabaya. Tak kurang dari 100 kreator video bergabung dengannya. Jenis tayangan videonya pun kian beragam, mulai dari seri edukasi, kartun, musik dan sebagainya.

4. Fitri Tropika – Etalage-id.com

Selain sibuk menjalani karier di dunia hiburan, Fitri Tropika atau lebih dikenal dengan Fitrop, juga disibukkan dengan kegiatannya mengembangkan startup ecommerce yang menjual pernak-pernik lucu yang unik dan jarang ditemui di pasaran.

Fitri mengakui, bisnisnya ini dimulai dari usaha kecil namun menghadirkan kejutan-kejutan menyenangkan, karena disertakan dengan mimpi yang besar. Ia memulai bisnisnya dengan modal awal Rp 50 juta.

Ia mulai membeli pernak-pernik lucu tersebut di negara lain, seperti Korea, Jepang, China dan Inggris. Meski begitu, ia tetap menjualnya dengan harga tak begitu mahal, karena memang target market yang disasar yaitu para mahasiswa atau pelajar.

Untuk sistem penjualan yang digunakan, ia menerapkan sistem eksklusifitas, dengan membatasi jumlah barang dari masing-masing jenis yang tersedia. Jadi, produk unik yang tersedia terbatas jumlahnya.

Saat ini, ecommerce Fitrop sudah banyak dilirik konsumen muda. Tiap bulannya terjual lebih dari 100 barang. Hasil yang cukup bagus untukstartup yang baru berusia kurang dari satu tahun. Ke depannya, ia berharap dapat mengembangkan bisnisnya dan membangun sebuah gerai fisik dari Etalage-id.com.

5. Giring Ganesha – Kincir.com

Sebagai musisi, Giring Ganesha sang vokalis grup band Nidji, berusaha mencari cara bagaimana untuk tetap dapat bertahan di tengah kondisi industri musik Indonesia, yang bisa dibilang cenderung menurun belakangan ini.

Berbekal pengalaman dalam mengelola fans club-nya selama ini, tercetus ide merintis startup yang diberi nama Kincir.com, sebagai jembatan antara artis atau musisi dengan penggemarnya. Para artis dapat mengunggah kegiatan atau informasi terbaru mereka, dan penggemar juga dapat memberi komentar atau masukan pada idolanya. Tak hanya itu, para artis juga dapat menjual merchandise resminya.

Startup yang dibangun pada 2013 lalu, di bawah naungan Grup Djarum yakni GDP Venture, saat ini sudah memiliki lebih dari 175 artis Indonesia tercatat bergabung dalam Kincir.com. Sementara penggemar yang telah terdaftar mencapai lebih dari 177.000 anggota.

6. Glenn Alinskie – AlinskieBrothers.com

Bintang sinetron Gllen Alinskie pada Mei 2015 juga tak ketinggalan meluncurkan situs jual-beli online di bidang mode, yaitu AlinskieBrothers.com. Suami dari selebriti Chelsea Olivia ini mengandalkan kreativitas tinggi, dalam rancangan mode karyanya.

Idenya yaitu memadukan motif batik Nusantara dengan gaya modern, yang disukai banyak orang. Sebut saja seperti polo-shirt dengan motif batik di bagian kerah dan bahu.

Saat ini, Alinskie Brothers mampu membuat 15 model pilihan pakaian dengan 80 pilihan warna untuk lelaki dan perempuan. Dengan mematok harga di kisaran Rp 200 ribu per item, lebih dari separuh stok telah terjual secara online, melalui situs AlinskieBrothers.com yang dimilikinya.

7. Marshanda – InspireCast

Startup yang didirikan Marshanda ini terbilang unik. Marshanda menyediakan platform situs yang dapat diakses oleh orang-orang yang sedang merasa down, drop atau pesimis dengan masalah hidup yang dialaminya.

Situs yang bernama Inspire-Cast.com ini didirikan Iman Usman dan Marsahanda pada 2012. Mereka merasa tergerak ketika mendengar berbagai cerita negatif yang terjadi pada masyarakat Indonesia.

Mereka ingin membuka wawasan masyarakat Indonesia untuk lebih berpikir positif. Di situs ini, kita dapat menemukan berbagai kisah inspiratif yang membuat pembacanya lebih mengetahui dan memaknai arti kehidupan.

Banyak cerita yang dibagikan, tak hanya dari kalangan biasa tapi juga dari kalangan selebriti yang memotivasi pembacanya. InspireCast berisikan konten utama podcast atau rekaman video.

Masing-masing video biasanya berdurasi 20-30 menit. Rekaman videonya berisikan hasil wawancara dengan para narasumber, yang mengulas cerita hidup sampai berbagai tip untuk pengembangan diri.

Biasanya pada awal rekaman akan diceritakan sinopsis dari kisah tersebut. Rekaman videonya dapat diunduh atau ditonton langsung.

8. Rebecca Reijman – Beautytreats.co.id

Rebecca Reijman atau Rebecca dikenal sebagai model dan penyanyi berdarah Belanda, yang telah eksis sejak 2007. Sadar bahwa ketenaran tak selamanya abadi, ia pun menginvestasikan uangnya, untuk mendirikan Beautytreats.co.id, platform online yang bergerak di bidang bisnis kecantikan. Beautytreats hadir sejak 2013, memberikan wawasan dan informasi bermanfaat dan terkini seputar dunia kecantikan.

Situs ini juga menawarkan paket-paket berlangganan bulanan produkbeauty box yang isinya merupakan beberapa produk kosmetik terbaik, dari brand-brand internasional ternama.

9. Zivanna Letisha – Skin.co.id

Putri Indonesia 2008, Zivanna Letisha Siregar membuka startup dalam bidang perawatan kulit dan kecantikan, bernama Skin.co.id. Zizi –sapaan akrabnya- yang memiliki latar belakang manajemen ekonomi, bekerja sama dengan Denny Santoso, mendirikan platform media onlinekecantikan yang terhubung dengan toko online bernama BRTC.co.id, yang menyediakan kosmetik dan produk khusus berkaitan dengan perawatan wajah dan kulit.

Media platform ini juga menyediakan berbagai tip dan pengetahuan seputar dunia kecantikan. Yang menarik, para pembaca juga dapat berkontribusi untuk ikut menulis artikel kecantikan tersebut.

Zizi melihat jika dunia digital memang sedang berkembang pesat. Karena itu, ia menjadikan momentum ini menjadi peluang tepat untuk terus mengembangkan bisnis online. Zizi sendiri bukan seseorang yang takut untuk mencoba hal yang baru dan positif.

Translate »