Pola dari Semua Kisah Sukses Startup yang Patut Kamu Ketahui

Pola dari Semua Kisah Sukses Startup yang Patut Kamu Ketahui

Masa depan adalah milik orang-orang yang menceritakan kisah terbaik. Di balik setiap kisah yang menarik terdapat pola universal, yaitu “perjalanan sang pahlawan”.

Istilah itu datang dari Joseph Campbell, seorang ahli mitologi. Campbell berpendapat bahwa setiap sejarah manusia adalah gabungan dari berbagai kisah yang melintasi waktu, budaya, letak geografis, usia, dan jenis kelamin. Kamu bisa temukan buktinya dalam berbagai hal, mulai dari Star Wars, Game of Thrones, Jane Eyre, The Wizard of Oz , dan bahkan dalam kisah jatuh-bangun banyak startup .

Saat kamu memahami pola dasar dari kisah-kisah ini, kamu akan lebih siap untuk mengarahkan perjalananmu menuju kesuksesan.

Perjalanan saya sendiri berawal dari ide sederhana. Setelah 12 tahun berlalu, saat ini JotForm melayani 4,1 juta pengguna. Tetapi perjalanan ini sangat berliku, penuh dengan tikungan, belokan, dan rintangan yang tak terduga.

Walau mudah untuk membayangkan bahwa kesuksesan dimulai dengan sedikit kejeniusan, itu hampir tidak pernah terjadi. Jalan itu tentu saja bukan jalan menuju transformasi bermakna.

Di situlah perjalanan sang pahlawan dimulai. Ayo kita lihat lebih dekat.

(Catatan: Saya memangkas sedikit tahap-tahapnya, tetapi ingatlah bahwa semua tahap itu penting.)

Tahap 1: Dunia biasa

Kisah ini dimulai dengan sang pahlawan berada di lingkungan normal. Situasinya aman dan tanpa kejutan. Luke Skywalker adalah anak petani yang bosan. Rutinitas Dorothy sehari-hari di Kansas sangat bisa ditebak.

Di dunia kita, mungkin itu semacam ritme menyenangkan karena mendapatkan gaji rutin atau bekerja dari jam 9 pagi hingga 5 sore. Bisa juga seperti memusatkan perhatian pada fitur-fitur kecil dan pembaruan minor saat bisnismu berpotensi mengubah pasar.

Tahap 2: Tantangan petualangan

Sang pahlawan menghadapi masalah, petualangan, atau tantangan. Dalam Star Wars , Obi-Wan Kenobi meminta Luke membantu menyelamatkan Princess Leia dan memulihkan tatanan alam semesta.

Pada 2007, Brian Chesky dan teman sekamarnya, Joe Gebbia, kesulitan membayar sewa di San Francisco. Setelah mengetahui bahwa suatu konferensi desain akbar akan berlangsung dan hotel-hotel bakal penuh, mereka memutuskan untuk menyewakan tiga kasur angin di loteng mereka dan mengajak tamu-tamunya berkeliling kota. Inilah awal kelahiran Airbnb.

Dalam kasus kami, tantangan petualangan ini datang dari pelanggan . “Tamparan” ini mengungkap fakta yang kami abaikan beberapa tahun terakhir, yaitu kami terlalu nyaman membuat formulir online .

Kami selalu berpikir bahwa tugas kami adalah membuatnya unggul di pasar yang dipadati lusinan pembuat formulir online . Kami tidak tahu bahwa mendengarkan tantangan ini akan mengubah DNA bisnis kami dan mendefinisikan pasar yang sepenuhnya baru.

Tahap 3: Menolak tantangan

Kisahnya akan terasa palsu jika sang pahlawan langsung bertindak. Sebaliknya, pahlawan justru berjuang melawan ketakutan akan hal yang masih samar dan menolak tantangan petualangan itu. Jika kamu pun merasa begitu, kamu jelas tidak sendirian.

Identifikasi masalah utama ketakutanmu, karena itu langkah pertama untuk mengatasinya. Setelah itu, terus perhatikan tujuanmu, akui hal-hal yang kamu hindari, dan tetaplah maju.

Dengan kata lain, jawablah tantangan itu.

Tahap 4: Bertemu mentor

Saat perjalanan dimulai, sang pahlawan pun bertemu mentornya. Biasanya mentor adalah sosok lebih tua dan bijaksana yang menyiapkan sang pahlawan menghadapi hal-hal yang belum pasti.

Mentor bisa saja seorang pertapa, seperti Yoda, atau penyihir baik hati yang menawarkan nasihat bijak dan sepasang sandal bertatahkan batu delima. Mentor juga bisa berupa orang tua, guru, atau teman.

Beberapa bulan belakangan, tim user experience research (UXR) menjadi mentor kami. Dulu kami memandang formulir sebagai cara untuk mengumpulkan data, tetapi panduan dari tim UXR membantu kami menemukan bahwa banyak pelanggan sebenarnya memakai produk kami untuk bertindak berdasarkan data, menganalisis, dan memahami arti data bagi bisnis mereka.

Kita mungkin sudah tahu hal ini sebelumnya, tetapi memilih tidak menjawab tantangan itu. Di sanalah fungsi mentor. Mereka membuka mata kita dan memaksamu untuk mendengarkan tantangan yang ada.

Tahap 5: Ujian, teman, lawan

Setelah sang pahlawan melewati ambang tantangan pertama, momentum pun mulai terbangun. Dorothy berangkat dari Yellow Brick Road. Luke dan teman-temannya mengelilingi galaksi untuk mengalahkan Darth Vader.

Dalam perjalanan, sang pahlawan mendapatkan teman dan lawan. Mereka juga harus menghadapi banyak ujian. Perjalanan sang pahlawan menunjukkan kepada kita bahwa perjuangan tidak bisa dihindari dan menjadi bagian dari proses.

Tidak peduli apakah kamu merintis perusahaan, merilis proyek baru, atau menjalankan organisasi nirlaba. Kamu akan menghadapi ujian, kegagalan, dan harus berusaha bangkit kembali.

Tahap 6: Cobaan

Sekarang kisahnya semakin nyata. Sang pahlawan menghadapi ketakutan terbesarnya, sering kali dengan berjuang hingga titik darah penghabisan, baik secara fisik, kecerdasan, emosional, atau psikologis.

Pada 2011, Airbnb adalah startup beranggotakan 40 orang yang menghadapi cobaan besar. Perusahaan Eropa bernama Wimdu meruntuhkan situs web dan bisnis model mereka. Sementara Wimdu masih memiliki US$90 juta di bank, Airbnb hanya berhasil mengumpulkan US$7 juta.

Tetapi Airbnb memilih untuk melawan. Mereka menjadi besar dan berani, mengumpulkan tambahan dana US$112 juta, dan membuka 9 kantor global kurang dari satu tahun. Pada Juni 2012, Airbnb mengalahkan Wimdu.

Seperti yang dikatakan Chesky pada investor dan penulis Blitzscaling , Reid Hoffman, “Samwer bersaudara (orang Jerman yang mendirikan Wimdu) memberi kami hadiah. Mereka memaksa kami untuk berkembang lebih cepat dari yang pernah kami lakukan sebelumnya.”

Perjalanan sang pahlawan mengajari kita bahwa apa pun yang menghadang, kamu akan lebih kuat setelah berhasil mengatasi cobaan itu.

Tahap 7: Hadiah

Sang pahlawan menang. Dia menaklukkan iblis atau melarikan diri dari Wicked Witch. Sekarang dia bisa merebut harta misterius itu, bisa berupa apa pun. Pedang ajaib, pengetahuan yang diperoleh susah payah, rasa hormat dari masyarakat, atau kepuasan pribadi.

Apa hadiahmu? Tetapkan sendiri hal itu. Uang, pujian, pengakuan memang hebat. Tetapi, apa hal-hal itu cukup untuk membawamu melewati cobaan? Perjelaslah hal-hal yang kamu kejar dan pilihlah dengan bijak.

Tahap 8: Jalan pulang

Setelah perayaan kemenangan, saatnya tahap perjalanan pulang. Sekarang sang pahlawan harus menghadapi dampak dari tindakannya. Dia masih harus menghadapi tantangan-tantangan lainnya.

Akhirnya, sang pahlawan tiba di rumah dengan membawa harta: kebebasan, kedamaian, cinta, pengetahuan. Tetapi apa pun hartanya, perjalanan itu telah mengubah dirinya selamanya.

Jawab tantangannya

Keluar dari zona nyaman memang tidak mudah, dan tahap-tahap perjalanan sang pahlawan bisa membantumu.

Ketika kamu sadar bahwa kamu akan menghadapi tantangan dan akan ada tantangan-tantangan di sepanjang jalan, kamu akan lebih siap menjalani petualangan itu. Kamu bisa menghadapi ketakutanmu, tahu bahwa itu akan menghasilkan perubahan.

Saya paham karena saya juga suka main aman. Saya menolak peluang dan menghindari hal-hal yang tidak pasti. Tetapi sekarang tidak lagi.

Jadi, jika kamu siap bergabung dengan saya, ini dua saran yang mungkin bisa membantumu mengambil tindakan.

1. Hadapilah langsung: Apa yang kamu hindari? Tantangan-tantangan dan peluang apa yang kamu tunda? Terkadang, jawabannya tersembunyi, dan mengungkap tahap-tahap itu adalah bagian dari pertarungan. Pada kasus lain, petualangannya tepat di depanmu, tetapi kamu tidak mau melihatnya.

2. Dapatkan bantuan:Bertanyalah pada mentor, pakar, karyawan magang, teman, dan guru. Kamu akan butuh mereka semua. Kumpulkan semua sekutumu bukan karena mereka bisa membantumu di saat-saat sulit, tetapi juga karena mereka membantu membuat perjalananmu berharga.

Saat kamu harus memilih antara tetap di “dunia biasa” atau menghadapi hal yang tidak pasti, ingatlah: Transformasi itu tidaklah mudah. Ini adalah petualangan, dan ini perjalanan paling berharga yang bisa kamu lakukan.

( Artikel ini pertama kali dipublikasikan dalam bahasa Inggris. Isi di dalamnya telah diterjemahkan dan dimodifikasi oleh Sari Rachmatika sesuai dengan standar editorial Tech in Asia Indonesia. Diedit oleh Iqbal Kurniawan )

LIHAT ARTIKEL ASLIBaca di App KurioBACA SELENGKAPNYABaca di App Kurio

Leave a comment